Lompat ke konten

Latar belakang

Kenapa kampus pariwisata merayakan Bonenkai

Bonenkai (忘年会) merupakan tradisi budaya Jepang yang bermakna “melupakan tahun yang telah berlalu”. Kegiatan ini biasanya diselenggarakan pada akhir tahun sebagai bentuk refleksi, apresiasi, dan kebersamaan sebelum menyambut tahun yang baru. Tradisi Bonenkai tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mengandung nilai-nilai sosial seperti kebersamaan, penghargaan atas kerja keras, dan semangat memulai kembali dengan harapan baru.

Sebagai institusi pendidikan tinggi di bidang pariwisata, Sekolah Tinggi Pariwisata Bogor memiliki peran strategis dalam memperkenalkan dan menginternalisasi nilai-nilai budaya global yang relevan dengan industri hospitality. Budaya Jepang, khususnya konsep omotenashi (keramahtamahan yang tulus), memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai layanan prima yang menjadi kompetensi utama lulusan STP Bogor.

Karena itu Bonenkai Japan Festival 2026 dirancang sebagai kegiatan edukatif, kultural, dan rekreatif yang mengintegrasikan pembelajaran lintas budaya dengan praktik nyata hospitality, sekaligus menjadi wadah apresiasi dan refleksi akhir tahun bagi civitas akademika.

Tema tahun ini

“Omotenashi Spirit: Reflecting the Past, Welcoming the Future”

Tujuan kegiatan

Apa yang ingin dicapai

Tujuan umum

  • Memperkenalkan dan mengapresiasi budaya Jepang, khususnya tradisi Bonenkai, kepada civitas akademika dan masyarakat umum.
  • Menanamkan nilai-nilai hospitality global yang relevan dengan dunia pariwisata dan perhotelan.

Tujuan khusus

  • Menjadi sarana refleksi dan apresiasi atas pencapaian selama satu tahun akademik.
  • Memberikan pengalaman pembelajaran berbasis budaya bagi mahasiswa.
  • Mengembangkan soft skills dalam event management, pelayanan, dan kerja tim.
  • Mempererat hubungan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan mitra industri.

Sasaran pengunjung

Pelajar dan mahasiswa se-Jabodetabek.

Hotel, restoran, travel, dan industri pendukung sebagai tamu undangan maupun mitra sponsorship.

Komunitas Jepang, komunitas budaya, dan masyarakat umum peminat budaya Jepang.

Susunan panitia

Siapa yang menjalankan

Penasehat
Laurinciana S. Sampebatu
Ketua Pelaksana
Cindy H. Posumah
Sekretaris
Nadia Maisa
Bendahara
Zulfa
Koordinator Acara
Deriza, Aditya Sugih
Koordinator Sponsor
Diah Renata, Dina Mayasari
Publikasi & VIP
Tasya & Besti
Food Bazaar
Arion Silalahi & Sylvia
Bazaar Pernak Pernik
Shanty Hadiningsih & Wildan
Kasir / Ticketing
Barzan, Putri, Dani
Dekorasi
Maidar & Fridi
Peralatan
Rizal & Nurdian
Dokumentasi
Samuel & Yosa
Konsumsi
Mariska Wijaya
Keamanan
Irfan
Kebersihan
Rijki